
PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) akan membantu meningkatkan kompetensi peserta dalam menerapkan konsep Total Productive Maintenance (TPM) guna meningkatkan keandalan peralatan, produktivitas, kualitas, efisiensi operasional, serta mengurangi downtime melalui keterlibatan seluruh elemen organisasi.
1. DESKRIPSI PENTINGNYA PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) adalah suatu program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja peralatan dan fasilitas produksi dalam suatu organisasi. TPM adalah suatu pendekatan sistematis yang melibatkan semua anggota tim kerja, termasuk operator, teknisi, dan manajemen dalam upaya meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kehandalan operasional peralatan produksi.
Pentingnya pelatihan TPM dalam suatu organisasi dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Meningkatkan Kualitas Produk
TPM memfokuskan pada pencegahan kerusakan, perawatan yang terencana, dan perbaikan berkelanjutan pada peralatan produksi. Dengan melibatkan operator dalam perawatan dan perbaikan peralatan, pelatihan TPM dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya kualitas dalam produksi dan membantu mengidentifikasi dan menghilangkan penyebab dari cacat produk, sehingga meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. - Meningkatkan Efisiensi Produksi
TPM melibatkan operator dalam pemeliharaan dan perbaikan peralatan, sehingga mengurangi waktu henti produksi yang disebabkan oleh kerusakan peralatan. Dengan pelatihan TPM, operator dapat belajar tentang prinsip-prinsip dasar pemeliharaan dan perbaikan peralatan, seperti pembersihan, pelumasan, dan penyetelan, yang dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi waktu henti yang tidak terduga. - Mengurangi Biaya Downtime
Downtime produksi akibat kerusakan peralatan dapat menjadi biaya yang signifikan bagi suatu organisasi. TPM membantu mengurangi biaya downtime dengan menerapkan perawatan yang terencana dan perbaikan berkelanjutan pada peralatan produksi. Pelatihan TPM dapat membekali operator dan teknisi dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah peralatan secara efisien, sehingga mengurangi biaya downtime yang tidak perlu. - Meningkatkan Keterlibatan Operator
TPM melibatkan operator dalam perawatan dan perbaikan peralatan, sehingga meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses produksi. Dengan pelatihan TPM, operator dapat merasa memiliki tanggung jawab terhadap peralatan yang mereka gunakan dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kinerja peralatan dan fasilitas produksi. Keterlibatan operator yang tinggi dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kualitas kerja mereka. - Meningkatkan Kinerja Organisasi
Dengan menerapkan TPM dan melibatkan semua anggota tim kerja, organisasi dapat mengoptimalkan kinerja peralatan dan fasilitas produksi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, meningkatkan kualitas produk, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Pelatihan TPM menjadi kunci untuk mengembangkan tim kerja yang terampil dan berpengetahuan, serta membangun budaya perawatan dan perbaikan berkelanjutan dalam organisasi.
2. TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Tujuan pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) adalah untuk mencapai perbaikan berkelanjutan dalam kinerja peralatan dan fasilitas produksi dalam suatu organisasi. Berikut adalah beberapa tujuan utama pelatihan TPM:
- Meningkatkan Pemahaman tentang TPM
TPM melibatkan perubahan budaya dalam organisasi dan memerlukan pemahaman yang baik tentang konsep, prinsip, dan metode TPM. Pelatihan TPM bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang prinsip-prinsip TPM, seperti perawatan mandiri oleh operator, perawatan terencana, perbaikan berkelanjutan, dan penghapusan kerugian dalam produksi. - Mengembangkan Keterampilan Teknis
Pelatihan TPM juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis anggota tim kerja, termasuk operator dan teknisi, dalam perawatan, perbaikan, dan pengelolaan peralatan produksi. Ini termasuk keterampilan dalam pemeliharaan rutin, inspeksi, pelumasan, penyetelan, pemecahan masalah, dan perbaikan peralatan. - Meningkatkan Keterlibatan Operator
TPM mengedepankan peran operator dalam perawatan dan perbaikan peralatan. Pelatihan TPM bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan operator dalam merawat peralatan yang mereka gunakan, serta memberdayakan mereka untuk mengidentifikasi, melaporkan, dan mengatasi masalah peralatan secara proaktif. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operator dalam berkolaborasi dengan teknisi dan manajemen untuk meningkatkan kinerja peralatan. - Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Produksi
TPM bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi melalui perawatan yang terencana, perbaikan berkelanjutan, dan penghapusan kerugian dalam produksi. Pelatihan TPM membantu anggota tim kerja untuk memahami pentingnya waktu henti yang terencana, penggunaan peralatan yang optimal, dan perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi. - Meningkatkan Kualitas Produk
TPM menekankan pencegahan cacat dan perbaikan berkelanjutan untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Pelatihan TPM bertujuan untuk mengembangkan pemahaman yang baik tentang pentingnya kualitas dalam produksi, serta metode dan teknik untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menghilangkan penyebab dari cacat produk. - Meningkatkan Keberlanjutan dan Budaya Perbaikan
TPM bukan hanya sekedar program perbaikan sementara, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan budaya perbaikan berkelanjutan dalam organisasi. Pelatihan TPM membantu mengembangkan pemahaman yang kuat tentang pentingnya perbaikan berkelanjutan, pengelolaan perubahan, dan komitmen jangka panjang terhadap perawatan dan perbaikan peralatan.
Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pelatihan TPM dapat membantu organisasi meningkatkan kinerja peralatan, efisiensi produksi.
MANFAAT IKUT PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Partisipasi dalam pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) dapat memberikan banyak manfaat bagi organisasi.
Beberapa manfaat utama dari mengikuti pelatihan TPM antara lain:
- Peningkatan Kinerja Peralatan
TPM mengajarkan teknik-teknik perawatan yang terencana dan perbaikan berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja peralatan produksi. Dengan mengikuti pelatihan TPM, anggota tim kerja dapat memahami dan menerapkan metode TPM untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan umur pakai peralatan, mengurangi waktu henti yang tidak terencana, dan meningkatkan kapasitas produksi. - Peningkatan Kualitas Produk
TPM menempatkan penekanan yang kuat pada pencegahan cacat dan penghapusan penyebab cacat dalam produksi. Dengan mengikuti pelatihan TPM, anggota tim kerja dapat mempelajari metode dan teknik untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menghilangkan penyebab cacat produk, sehingga meningkatkan kualitas produk dan mengurangi jumlah cacat. - Meningkatkan Keterlibatan Operator
TPM melibatkan partisipasi aktif operator dalam perawatan dan perbaikan peralatan. Melalui pelatihan TPM, operator dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang peralatan yang mereka gunakan, serta diberdayakan untuk merawat, menginspeksi, dan melaporkan masalah peralatan secara proaktif. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan operator dalam meningkatkan kinerja peralatan dan mengurangi waktu henti produksi. - Pengurangan Biaya dan Downtime
Dengan menerapkan metode TPM yang benar, organisasi dapat mengurangi biaya pemeliharaan yang tidak terencana, waktu henti yang tidak terencana, dan penggantian suku cadang yang tidak perlu. Pelatihan TPM dapat membantu anggota tim kerja memahami dan menerapkan konsep TPM, seperti perawatan mandiri oleh operator, pencegahan kerusakan, dan perbaikan berkelanjutan, yang dapat mengurangi biaya produksi dan downtime yang tidak diperlukan. - Meningkatkan Budaya Perbaikan dan Kolaborasi Tim
TPM mendorong budaya perbaikan berkelanjutan dan kolaborasi tim antara operator, teknisi, dan manajemen. Melalui pelatihan TPM, anggota tim kerja dapat memahami pentingnya perbaikan berkelanjutan, pengelolaan perubahan, dan kerjasama antara tim dalam menghadapi masalah peralatan. Hal ini dapat meningkatkan budaya perbaikan dalam organisasi dan meningkatkan kolaborasi antar tim. - Peningkatan Keterampilan dan Kompetensi Anggota Tim Kerja
Pelatihan TPM membantu mengembangkan keterampilan teknis, analitis, dan kepemimpinan anggota tim kerja dalam perawatan, perbaikan, dan pengelolaan peralatan produksi. Dengan meningkatkan keterampilan dan kompetensi anggota tim kerja, organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan peralatan, meningkatkan efisiensi produksi.
3. LIST MATERI PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Berikut adalah beberapa topik umum yang mungkin termasuk dalam materi pelatihan TPM:
- Pengenalan dan Konsep Dasar TPM
Materi ini dapat mencakup pengenalan tentang apa itu TPM, sejarah dan asal-usul TPM, prinsip-prinsip dasar TPM, serta manfaat dan tujuan dari TPM. - Pilar TPM
Materi ini akan menjelaskan tentang pilar-pilar utama dalam TPM, yaitu Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance), Pemeliharaan Terencana (Planned Maintenance), Perbaikan Fokus Grup (Focused Improvement), Pendidikan dan Pelatihan (Education and Training), Pemeliharaan Perbaikan Proaktif (Proactive Maintenance), dan Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan (Safety, Health, and Environment). Setiap pilar akan dijelaskan secara rinci, termasuk tujuan, metode, dan alat yang terkait. - TPM Office dan Pengukuran Kinerja TPM
Materi ini akan membahas tentang peran TPM Office dalam pengelolaan TPM, termasuk pengaturan tim TPM, pengukuran kinerja TPM, pelaporan, dan pengendalian. Selain itu, materi ini juga dapat mencakup pengenalan tentang pengukuran kinerja TPM, seperti Overall Equipment Effectiveness (OEE), waktu henti yang tidak terencana, biaya pemeliharaan, dan metrik lainnya yang digunakan dalam TPM. - Teknik Perawatan dan Perbaikan
Materi ini akan mencakup berbagai teknik perawatan dan perbaikan yang digunakan dalam TPM, seperti analisis kerusakan, perawatan terencana, inspeksi mandiri, perbaikan mandiri, perbaikan berkelanjutan, serta pengelolaan suku cadang dan bahan. - Budaya dan Perilaku TPM
Materi ini akan membahas tentang pentingnya budaya dan perilaku dalam implementasi TPM. Termasuk di dalamnya adalah pembentukan tim kerja yang efektif, komunikasi yang efektif, kepemimpinan dalam TPM, serta pengelolaan perubahan dalam organisasi. - Studi Kasus dan Latihan
Materi ini dapat mencakup studi kasus nyata tentang implementasi TPM dalam berbagai jenis industri dan organisasi. Peserta pelatihan dapat diberikan latihan praktik atau simulasi untuk memahami lebih lanjut penerapan TPM dalam situasi nyata. - Evaluasi dan Tindak Lanjut
Materi ini akan membahas tentang evaluasi hasil implementasi TPM, pengukuran kinerja, serta tindak lanjut untuk memastikan keberhasilan implementasi TPM dalam jangka panjang.
Namun, perlu diingat bahwa materi pelatihan TPM dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi organisasi atau peserta pelatihan, sehingga dapat bervariasi dalam konteks pelatihan yang berbeda.
4. PESERTA PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Berikut adalah beberapa calon peserta yang umumnya dapat mengikuti pelatihan TPM:
- Manajer dan pimpinan organisasi
Manajer tingkat atas, manajer produksi, manajer operasional, atau manajer fungsional lainnya yang bertanggung jawab atas operasional perusahaan dan berperan dalam pengambilan keputusan strategis terkait perawatan dan perbaikan peralatan. - Staf teknis
Tenaga kerja teknis yang terlibat dalam perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan peralatan seperti teknisi perawatan, teknisi perbaikan, dan personel perawatan peralatan. - Tim TPM
Anggota tim TPM yang ditunjuk dalam organisasi untuk mengelola implementasi TPM, termasuk anggota dari pilar-pilar TPM seperti perawatan mandiri, pemeliharaan terencana, perbaikan fokus grup, pendidikan dan pelatihan, pemeliharaan perbaikan proaktif, dan keamanan, kesehatan, dan lingkungan. - Staf produksi
Operator mesin atau peralatan, pemimpin tim produksi, dan personel produksi lainnya yang terlibat dalam pengoperasian dan pemeliharaan peralatan produksi. - Tim perbaikan kontinu
Anggota tim perbaikan kontinu atau tim kualitas yang bertanggung jawab atas perbaikan proses, mengidentifikasi dan mengatasi masalah dalam produksi, serta berperan dalam implementasi TPM. - Staf pengendalian kualitas
Personel yang terlibat dalam pengendalian kualitas produk atau layanan, serta berkontribusi dalam perbaikan kualitas melalui implementasi TPM. - Semua karyawan
Pelatihan TPM juga dapat diberikan kepada seluruh karyawan dalam organisasi untuk memahami prinsip-prinsip dasar TPM, memahami pentingnya perawatan dan pemeliharaan peralatan dalam operasional perusahaan, serta mendorong partisipasi dan dukungan dari seluruh anggota organisasi dalam implementasi TPM.
Keseluruhan, peserta pelatihan TPM dapat melibatkan berbagai level dan fungsi dalam organisasi, dengan fokus pada peran mereka dalam perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan peralatan, serta peningkatan kinerja operasional secara keseluruhan.
-
5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan
Untuk mendukung kenyamanan dan fokus peserta selama mengikuti pelatihan maupun sertifikasi, lokasi pelatihan dibagi menjadi dua kategori fleksibel:
5.1. Public Training (Dalam & Luar Negeri):
Domestik: Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Palembang, Lampung, Batam, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura.
Internasional: Malaysia, Singapura, Thailand, dan Hongkong.
Standar Kenyamanan : Seluruh sesi tatap muka diselenggarakan di hotel minimal bintang 3 yang bekerja sama dengan jaringan terpercaya seperti Santika Indonesia Hotel & Resort, Aston Hotels & Resorts, dan PHM Hospitality.
5.2. Inhouse Training (Eksklusif):
Tim instruktur siap datang langsung ke lokasi kantor/instansi Anda di seluruh Indonesia dengan anggaran, durasi, dan materi yang dapat disesuaikan (customized).
5.3. Jadwal dan Waktu Pelaksanaan
TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) dirancang secara efisien dan intensif selama 2 hari penuh (8 jam/hari). Untuk memudahkan perencanaan instansi atau individu, jadwal kelas reguler dibuka setiap minggu di sepanjang tahun dengan rincian jadwal referensi berikut:
Kuartal Bulan Tanggal Pelaksanaan Q1 Januari
Februari
Maret
16 – 17 Januari
13 – 14 Februari
5 – 6 Maret
Q2 April
Mei
Juni
24 – 25 April
21 – 22 Mei
11 – 12 Juni
Q3 Juli
Agustus
September
16 – 17 Juli
20 – 21 Agustus
17 – 18 September
Q4 Oktober
November
Desember
8 – 9 Oktober
12 – 13 November
17 – 18 Desember
Catatan: Jadwal bersifat fleksibel. Peserta dapat mengajukan tanggal khusus untuk program Inhouse atau Private Training.
6. Jenis dan Metode Pelatihan
Kami menyediakan 4 (empat) kombinasi jenis pelatihan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, waktu, dan anggaran:
6.1. Public Training Tatap Muka (In-Class)
Interaksi intensif di ruang pelatihan hotel berbintang dengan SOP terbaik.6.2. Public Training Daring (Online)
Praktis dan hemat biaya melalui platform Zoom Meeting interaktif tanpa mengurangi kualitas.6.3. Inhouse Training Tatap Muka
Pelatihan khusus untuk tim internal di lokasi perusahaan Anda.6.4. Inhouse Training Daring (Online)
Solusi efisien untuk tim perusahaan yang berada di berbagai cabang/lokasi berbeda.7. Metode Training Interaktif dan Aplikatif
Agar standar kompetensi pelatihan terpenuhi, trainer kami membuat kurikulum tidak hanya berisi teori, melainkan menggunakan 7 metode pembelajaran berbasis praktik nyata:
7.1. Studi Kasus
Menganalisis situasi nyata yang sering dihadapi sekretaris profesional untuk melatih ketajaman pengambilan keputusan.7.2. Coaching & Mentoring
Bimbingan personal dari trainer untuk membantu memecahkan tantangan spesifik di tempat kerja peserta.7.3. Simulasi & Presentasi
Presentasi interaktif yang dipadukan dengan simulasi7.4. Diskusi Kelompok
Bertukar perspektif dan best practices antar-peserta dari berbagai latar belakang industri.7.5. Brainstorming
Teknik pemecahan masalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi perusahaan.7.6. Tanya Jawab (Q&A)
Sesi konsultasi mendalam mengenai materi atau kendala teknis pekerjaan.7.7. Ice Breaking
Aktivitas ringan yang terstruktur untuk menjaga fokus, energi, dan suasana belajar yang kondusif.8. Instruktur dan Pemateri Pelatihan Surya Indonesia Training
Kualitas pelatihan sangat bergantung pada siapa yang mengajar. Program ini diampu oleh tim ahli dan konsultan yang berpengalaman memberikan pelatihan di berbagai macam industri baik bumn maupun swasta nasional :
8.1. Praktisi Berpengalaman
Instruktur bukan sekadar akademisi, melainkan praktisi lapangan yang telah bertahun-tahun berkecimpung dalam dunia pelatihan dan konsultan. Tim Instruktur Surya Indonesia Training telah memberikan banyak kelas kelas pelatihan baik yang bersifat workshop maupun public training.
8.2. Materi Relevan & Terkini
Kurikulum disusun berdasarkan tren kebutuhan industri terbaru. Setiap materi pelatihan dapat di diskusikan terlebih dahulu bersama tim trainer agar materi sesuai dengan kebutuhan peserta dari perusahaan Anda.
8.3. Pendekatan Personal
Trainer bertindak sebagai fasilitator dan mentor yang siap memberikan wawasan dan saran aplikatif terhadap dunia kerja nyata peserta.
9. Rincian Investasi Pelatihan dan Sertifikasi
Berikut adalah daftar biaya investasi untuk program TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM). Biaya dirancang transparan untuk memastikan akuntabilitas :
9.1. Pelatihan Dalam Negeri (Domestik)
Jenis Pelatihan Metode Tatap Muka (In-Class) Metode Daring (Online) Public Training Rp 5.200.000 – Rp 9.200.000 / peserta Mulai dari Rp 3.750.000 / peserta Inhouse Training Mulai dari Rp 1.200.000 / peserta Mulai dari Rp 550.000 / peserta 9.2. Pelatihan Luar Negeri (Internasional)
Malaysia & Thailand: Mulai dari Rp 17.000.000
Singapura: Mulai dari Rp 18.000.000
Hongkong: Mulai dari Rp 25.000.000
Destinasi Lainnya (Belanda, Jepang, Korea Selatan, AS, Inggris, Spanyol): Harga disesuaikan dengan permintaan (by request).
10. Fasilitas Eksklusif Pelatihan
Surya Indonesia Training memberikan fasilitas lengkap untuk mendukung kenyamanan dan portofolio profesional peserta:
- Sertifikat Resmi Pelatihan yang dikeluarkan oleh lembaga / Surya Indonesia Training sebagai bukti kompetensi telah mengikuti pelatihan yang telah kami selenggarakan.
- Modul Pelatihan Lengkap (Cetak & Softcopy).
- Bimbingan Langsung oleh Expert Trainer.
- Fasilitas Hotel (Untuk Tatap Muka): 2x Coffee Break + 1x Lunch per hari selama 2 hari pelatihan.
- Perlengkapan Training: Backpack eksklusif, ATK lengkap, dan souvenir menarik.
- Dokumentasi Kegiatan (Softcopy/Hardcopy) untuk arsip profesional.
- Layanan Transportasi (opsional/khusus) untuk mendukung mobilitas peserta selama pelatihan tatap muka berlangsung.
11. Informasi dan Pendaftaran Resmi
Tingkatkan nilai kompetensi dan buka peluang karir yang lebih luas melalui TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) sekarang juga. Untuk konsultasi silabus, permintaan penawaran (quotation), atau pendaftaran khusus, silakan hubungi tim marketing kami Shinta melalui WhatsApp (Marketing): 0822-9767-5557 . Konsultasikan Jadwal, Custom Inhouse Training, dan Registrasi Public Training kepada tim marketing kami dan dengan senang hati kami akan membantu Anda meningkatkan kompentensi karyawan perusahaan Anda.
12. FAQ TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)
Q : Apa manfaat mengikuti Training Total Productive Maintenance (TPM)?
A : Peserta akan memahami konsep, prinsip, dan pilar Total Productive Maintenance (TPM) serta mampu menerapkannya untuk meningkatkan keandalan mesin dan peralatan. Pelatihan ini membantu peserta mengurangi downtime, meningkatkan efektivitas peralatan (Overall Equipment Effectiveness/OEE), menekan biaya pemeliharaan, meningkatkan kualitas produk, serta membangun budaya perbaikan berkelanjutan di lingkungan kerja.Q : Apakah Training Total Productive Maintenance (TPM) ini menggunakan studi kasus?
A : Ya. Pelatihan dilengkapi dengan studi kasus implementasi TPM di industri, simulasi perhitungan OEE, analisis penyebab kerusakan mesin, penerapan autonomous maintenance, planned maintenance, focused improvement, serta pembahasan strategi peningkatan kinerja pemeliharaan secara berkelanjutan.Q : Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
A : Ya. Materi pelatihan dapat disesuaikan dengan jenis industri, karakteristik mesin dan peralatan, serta sistem pemeliharaan yang diterapkan perusahaan. Studi kasus dan pembahasan dapat difokuskan pada sektor manufaktur, pertambangan, minyak dan gas, energi, makanan dan minuman, farmasi, maupun industri proses lainnya agar lebih relevan dan aplikatif.Q : Berapa minimal running pelatihan ini?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 pesertaQ : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri saja / private course?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klienQ : Dimana saja pelatihan TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Timor Leste, Singapore dan MalaysiaQ : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 3 peserta setiap kelasQ : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klienQ : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.
LiveJournal Tags: training total productive maintenance (tpm) zoom,training total productive maintenance (tpm) di jogja,training total productive maintenance (tpm) di jakarta,training total productive maintenance (tpm) di bandung,training total productive maintenance (tpm) online,Training total productive maintenance (tpm),training manfaat tpm,training implementasi tpm,training tpm tools dan metode