
TRAINING PENGAWASAN TINGKAT KESEHATAN BANK DAN BMPK

Pelatihan Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para praktisi perbankan dengan pemahaman mendalam mengenai teknik evaluasi kinerja institusi keuangan. Pertama-tama, program ini mengupas tuntas metodologi Risk-Based Bank Rating (RBBR) guna mengukur profil risiko dan efektivitas tata kelola bank secara akurat. Selanjutnya, instruktur akan membedah secara rinci implementasi aturan BMPK untuk memitigasi risiko konsentrasi kredit yang berpotensi mengganggu stabilitas bank.
Training Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan BMPK berfungsi sebagai sarana pembelajaran aktif yang secara langsung meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami, menilai, dan mengawasi kondisi perbankan. Dengan alur yang terstruktur, pelatihan ini secara konsisten menghubungkan regulasi OJK dan BI dengan metode analisis modern seperti CAMELS serta pendekatan risk-based supervision. Peserta bergerak dari pemahaman dasar menuju keterampilan lanjutan, sehingga mereka mampu mendeteksi potensi risiko lebih cepat dan mengambil langkah pengawasan yang tepat.
Selain itu, fungsi pelatihan ini juga memperkuat pemahaman mengenai BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit). Peserta secara aktif mempelajari cara mengidentifikasi pelanggaran BMPK, menilai dampaknya terhadap kesehatan bank, dan menyusun strategi mitigasi risiko kredit. Dengan demikian, pelatihan ini berfungsi sebagai jembatan antara regulasi, praktik pengawasan, dan strategi manajemen risiko yang berkelanjutan.
Menariknya, sebuah hasil penelitian ilmiah dari Journal of Banking and Finance menunjukkan bahwa bank-bank yang menerapkan analisis tingkat kesehatan bank secara disiplin dan patuh terhadap batasan BMPK memiliki probabilitas default 30% lebih rendah dibandingkan bank yang abai. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan teori, tetapi juga menekankan pada analisis dampak kebijakan terhadap ketahanan permodalan dan likuiditas bank. Dengan demikian, peserta akan mampu merumuskan strategi mitigasi risiko yang proaktif berdasarkan data riil dan regulasi terkini.
Manfaat Pelatihan Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
- Meningkatkan keterampilan analisis kesehatan bank dengan metode yang teruji.
- Menguatkan pemahaman regulasi BMPK agar peserta mampu menjaga kepatuhan bank.
- Mendorong penerapan risk-based supervision sehingga pengawasan lebih proaktif dan efektif.
- Membangun mindset strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Materi Pelatihan Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
- Pengantar Penilaian Kesehatan BPR/S
- Regulasi dan Kebijakan BPR/S
- Analisis Laporan Keuangan
- Indikator Kinerja Utama (KPI)
- Manajemen Risiko
- Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
- Pengukuran Likuiditas dan Solvabilitas
- Penilaian Kualitas Aset
- Proses Audit Internal
- Studi Kasus

Pada tanggal 12 – 13 Februari 2026, telah diselengarakan Training Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang diikuti oleh peserta dari PT BPR Wahana Bersama KPUM sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha kredit perbankan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Surya Indonesia Training dan secara online atau daring menggunakan zoom meeting.
Pada pelatihan ini dilaksanakan dengan pemaparan teori, konsep, serta dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan konsultasi studi kasus. Sertifikat pelatihan Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan BMPK adalah investasi penting bagi siapa pun yang ingin meniti karier di bidang perbankan. Dengan sertifikat ini, Anda akan lebih percaya diri, kompeten, dan memiliki peluang karier yang lebih luas.
Segera tingkatkan kompetensi tim peserta dengan mengikuti Training Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank dan BMPK yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pemenuhan kompetensi profesi anda.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 081297783529 (Shinta) atau juga dapat mengunjungi website kami di https://surya-training.com.