PELATIHAN FEASIBILITY STUDY 

PENGERTIAN MINING FEASIBILITY STUDY 

Studi kelayakan pertambangan, atau yang dikenal sebagai “mining feasibility study,” merujuk pada proses evaluasi menyeluruh yang dilakukan untuk menilai potensi ekonomi, teknis, dan lingkungan dari suatu proyek pertambangan.

Dengan menggali informasi mendalam tentang aspek-aspek kritis ini, studi kelayakan pertambangan membantu meminimalkan risiko serta memastikan bahwa proyek pertambangan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua pihak terkait.

DESKRIPSI PENTINGNYA PELATIHAN MINING FEASIBILITY STUDY 

Pelatihan dalam bidang studi kelayakan pertambangan, atau yang dikenal sebagai “mining feasibility study,” memiliki peran krusial dalam mempersiapkan para profesional untuk menghadapi kompleksitas industri pertambangan.

Pelatihan mining feasibility study, oleh karena itu, tidak hanya meningkatkan kompetensi individu tetapi juga menyumbang pada perkembangan berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam industri pertambangan secara keseluruhan.

TUJUAN PELATIHAN MINING FEASIBILITY STUDY 

  • Pemahaman Mendalam Terhadap Proses Evaluasi: Pelatihan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam terhadap semua tahapan proses evaluasi proyek pertambangan, termasuk analisis cadangan mineral, pemilihan metode penambangan, dan evaluasi infrastruktur yang diperlukan.
  • Analisis Risiko dan Manajemen Keuangan: Meningkatkan keterampilan dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko yang terkait dengan proyek pertambangan. Ini mencakup analisis finansial, perhitungan biaya produksi, dan proyeksi keuntungan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi proyek.
  • Pengetahuan Terkini tentang Teknologi dan Metode Pertambangan: Menyajikan informasi terkini tentang teknologi dan metode penambangan yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proyek pertambangan.
  • Pemahaman Terhadap Aspek Lingkungan dan Sosial: Memberikan wawasan terhadap dampak lingkungan dan sosial dari proyek pertambangan, serta pemahaman terhadap regulasi dan tanggung jawab sosial perusahaan.
  • Peningkatan Keterampilan Analitis dan Pengambilan Keputusan: Mengembangkan keterampilan analitis untuk menginterpretasikan data dengan akurat, sehingga peserta dapat membuat keputusan investasi yang informasional dan strategis.
  • Kemampuan Berkomunikasi Efektif: Melatih kemampuan komunikasi agar para profesional dapat menyampaikan temuan dan rekomendasi studi kelayakan secara efektif kepada pemangku kepentingan, termasuk investor dan pemerintah.
  • Peningkatan Kesadaran Terhadap Aspek Etika dan Keberlanjutan: Mengedepankan nilai-nilai etika dalam praktik pertambangan dan meningkatkan kesadaran terhadap keberlanjutan untuk memastikan bahwa proyek-proyek tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

 MATERI PELATIHAN MINING FEASIBILITY STUDY 

  1. Pendahuluan tentang Studi Kelayakan Pertambangan
    • Definisi dan tujuan studi kelayakan pertambangan
    • Peran dan pentingnya studi kelayakan dalam siklus proyek pertambangan
    • Hubungan studi kelayakan dengan pengambilan keputusan investasi
  2. Tahapan Proses Studi Kelayakan
    • Identifikasi proyek dan perumusan tujuan
    • Analisis pasar dan kelayakan pasar
    • Evaluasi teknis dan rekayasa
    • Analisis ekonomi dan keuangan
    • Studi dampak lingkungan
    • Analisis risiko dan manajemen risiko
  3. Analisis Cadangan Mineral
    • Metode dan teknik penilaian cadangan mineral
    • Pemodelan geologi dan perkiraan sumber daya mineral
    • Perhitungan cadangan mineral
  4. Metode Penambangan
    • Pemilihan metode penambangan yang sesuai
    • Analisis keekonomian dan teknis dari metode penambangan yang dipilih
    • Perencanaan desain tambang
  5. Analisis Infrastruktur Pertambangan
    • Evaluasi kebutuhan infrastruktur (jalan, listrik, air, dll.)
    • Biaya dan manfaat infrastruktur
  6. Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan
    • Penghitungan biaya operasional
    • Proyeksi pendapatan dan keuntungan
    • Analisis sensitivitas dan skenario keuangan
  7. Regulasi Lingkungan dan Sosial
    • Pemahaman tentang regulasi lingkungan dan sosial
    • Dampak dan manajemen dampak sosial dan lingkungan
    • Keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan
  8. Teknologi dan Inovasi dalam Pertambangan
    • Perkembangan terbaru dalam teknologi pertambangan
    • Penerapan inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan
  9. Etika dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
    • Etika dalam pengembangan proyek pertambangan
    • Tanggung jawab sosial perusahaan dan kontribusi pada pembangunan berkelanjutan
  10. Studi Kasus dan Proyek Praktis
    • Analisis studi kasus nyata dalam industri pertambangan
    • Proyek praktis untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari
  11. Presentasi dan Komunikasi Hasil Studi Kelayakan
    • Keterampilan presentasi dan komunikasi efektif
    • Penyusunan laporan studi kelayakan yang komprehensif

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN MINING FEASIBILITY STUDY 

PELATIHAN FEASIBILITY STUDY 

  1. Manajer Pertambangan:
    • Manajer operasional yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek pertambangan.
    • Manajer tambang yang perlu memahami aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan dari keputusan investasi pertambangan.
  2. Profesional Geologi dan Rekayasa:
    • Geologis dan insinyur pertambangan yang terlibat dalam penilaian cadangan mineral, pemodelan geologi, dan desain tambang.
  3. Ahli Keuangan dan Akuntansi:
    • Profesional keuangan yang terlibat dalam analisis biaya, proyeksi pendapatan, dan perhitungan keuangan terkait proyek pertambangan.
  4. Pengambil Keputusan Investasi:
    • Investor dan pemangku kepentingan yang perlu memahami risiko dan peluang investasi dalam industri pertambangan.
  5. Ahli Lingkungan dan Sosial:
    • Spesialis lingkungan yang berfokus pada dampak proyek pertambangan terhadap lingkungan dan masyarakat.
  6. Regulator dan Pemerintah:
    • Pejabat pemerintah dan regulator yang terlibat dalam memberikan izin dan mengawasi proyek pertambangan.
  7. Konsultan Pertambangan:
    • Konsultan yang memberikan layanan penilaian kelayakan dan nasihat kepada perusahaan pertambangan.
  8. Pekerja di Bidang Konsultasi Bisnis:
    • Profesional konsultasi bisnis yang dapat memberikan wawasan strategis kepada perusahaan pertambangan.

PEMATERI/ TRAINER JAKARTA

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.

FAQ tentang Surya Training

Q : Berapa minimal running pelatihan ini ?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.

Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 821-1058-4566 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2025

    • Januari : 16-17 Januari 2026
    • Februari : 13-14 Februari 2026
    • Maret : 5-6 Maret 2026
    • April : 24-25 April 2026
    • Mei : 21-22 Mei 2026
    • Juni : 11-12 Juni 2026
    • Juli : 16-17 Juli 2026
    • Agustus : 20-21 Agustus 2026
    • September : 17-18 September 2026
    • Oktober : 8-9 Oktober 2026
    • November : 12-13 November 2026
    • Desember : 17-18 Desember 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta