pelatihan manajemen modal kerja , Training manajemen modal kerja

DESKRIPSI PENTINGNYA PELATIHAN WORKING CAPITAL MANAGEMENT

Pelatihan Working Capital Management merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. WCM berkaitan dengan pengelolaan arus kas dan aset lancar perusahaan yang mencakup persediaan, piutang, dan kas.

Pelatihan dalam WCM penting karena dapat membantu perusahaan untuk mengelola modal kerja dengan lebih efektif dan efisien. Pelatihan ini dapat membantu perusahaan dalam beberapa hal berikut:

  1. Memahami pengaruh WCM terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dengan memahami pentingnya WCM dan cara mengelolanya dengan baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan arus kas.
  2. Mengidentifikasi risiko dan peluang dalam WCM. Pelatihan WCM dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi risiko dan peluang dalam pengelolaan modal kerja, seperti risiko persediaan berlebihan, piutang yang tidak tertagih, atau kesulitan likuiditas.
  3. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengelola persediaan, piutang, dan kas. Pelatihan WCM dapat membantu perusahaan untuk mengembangkan strategi yang tepat dalam mengelola persediaan, piutang, dan kas agar lebih efektif dan efisien.
  4. Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Dengan memahami cara mengelola modal kerja dengan baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya yang tidak perlu.
  5. Meningkatkan pengambilan keputusan. Dengan memahami WCM, manajer keuangan dapat mengambil keputusan yang lebih baik dan tepat terkait dengan pengelolaan modal kerja perusahaan.

Dalam rangka untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis yang sehat, perusahaan harus memperhatikan pengelolaan modal kerja dengan serius. Pelatihan WCM dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan mereka dengan lebih efektif dan efisien.

TUJUAN PELATIHAN WORKING CAPITAL MANAGEMENT

Tujuan dari pelatihan Working Capital Management (WCM) adalah untuk meningkatkan pemahaman para peserta tentang pentingnya manajemen modal kerja dalam pengelolaan keuangan perusahaan dan memberikan keterampilan praktis dalam mengelola persediaan, piutang, dan kas secara efektif dan efisien. Beberapa tujuan lain dari pelatihan WCM meliputi:

  1. Memahami prinsip dasar WCM. Para peserta pelatihan akan mempelajari prinsip-prinsip dasar WCM, termasuk bagaimana mengukur dan mengelola persediaan, piutang, dan kas.
  2. Mengembangkan keterampilan praktis dalam pengelolaan persediaan, piutang, dan kas. Para peserta pelatihan akan belajar tentang teknik-teknik dan alat-alat yang digunakan dalam mengelola persediaan, piutang, dan kas, serta bagaimana menerapkannya secara praktis dalam perusahaan.
  3. Memahami risiko dan peluang dalam WCM. Para peserta pelatihan akan belajar mengenai risiko dan peluang dalam pengelolaan modal kerja dan bagaimana mengelolanya dengan baik.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan terkait WCM. Para peserta pelatihan akan meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan terkait pengelolaan modal kerja, seperti keputusan terkait pengadaan persediaan, kebijakan kredit, dan pengelolaan kas.
  5. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan. Para peserta pelatihan akan belajar bagaimana meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan dengan mengelola persediaan, piutang, dan kas dengan baik.

Dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam WCM, perusahaan dapat meningkatkan keuntungan, mengurangi risiko, dan mengoptimalkan pengelolaan modal kerja. Hal ini akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan mereka dan mempertahankan keberlangsungan bisnis yang sehat.

MANFAAT IKUT PELATIHAN WORKING CAPITAL MANAGEMENT

Ada beberapa manfaat penting bagi individu dan perusahaan dalam mengikuti pelatihan Working Capital Management (WCM), di antaranya:

  1. Memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya manajemen modal kerja dan dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dengan memahami prinsip-prinsip WCM, individu dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan persediaan, piutang, dan kas.
  2. Meningkatkan keterampilan dalam mengelola persediaan, piutang, dan kas. Pelatihan WCM memberikan keterampilan praktis yang dapat membantu individu dalam mengelola aset lancar perusahaan dengan lebih efektif dan efisien.
  3. Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko dan peluang dalam pengelolaan modal kerja. Pelatihan WCM membantu individu untuk memahami risiko dan peluang yang terkait dengan pengelolaan modal kerja dan bagaimana mengelolanya dengan baik.
  4. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan. Dengan memperoleh keterampilan dalam WCM, individu dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasionalnya.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan terkait WCM. Pelatihan WCM membantu individu untuk membuat keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan modal kerja dan meminimalkan risiko yang terkait dengan pengelolaan modal kerja.
  6. Meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Dengan mengelola modal kerja dengan baik, perusahaan dapat meningkatkan kinerja keuangannya, seperti meningkatkan laba bersih, mengoptimalkan arus kas, dan meningkatkan likuiditas.

Dengan mengikuti pelatihan WCM, individu dan perusahaan dapat memperoleh manfaat yang signifikan dalam pengelolaan modal kerja. Hal ini akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan keuangannya dan mempertahankan keberlangsungan bisnis yang sehat.

LIST MATERI PELATIHAN WORKING CAPITAL MANAGEMENT

Berikut adalah daftar materi yang umumnya tercakup dalam pelatihan Working Capital Management (WCM):

  1. Pengenalan tentang Manajemen Modal Kerja a. Pengertian modal kerja b. Komponen modal kerja c. Tujuan manajemen modal kerja d. Faktor-faktor yang mempengaruhi modal kerja
  2. Pengelolaan Persediaan a. Pengertian persediaan b. Jenis-jenis persediaan c. Biaya persediaan d. Teknik pengelolaan persediaan e. Pengukuran kinerja pengelolaan persediaan
  3. Pengelolaan Piutang a. Pengertian piutang b. Jenis-jenis piutang c. Biaya piutang d. Teknik pengelolaan piutang e. Pengukuran kinerja pengelolaan piutang
  4. Pengelolaan Kas a. Pengertian kas b. Fungsi kas c. Jenis-jenis kas d. Manajemen kas e. Pengukuran kinerja pengelolaan kas
  5. Siklus Konversi Kas a. Pengertian siklus konversi kas b. Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus konversi kas c. Pengukuran siklus konversi kas d. Teknik pengelolaan siklus konversi kas
  6. Kebijakan Kredit a. Pengertian kebijakan kredit b. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan kredit c. Jenis-jenis kebijakan kredit d. Pengukuran kinerja kebijakan kredit e. Teknik pengelolaan kebijakan kredit
  7. Analisis Risiko dan Peluang dalam Manajemen Modal Kerja a. Pengertian risiko dan peluang dalam manajemen modal kerja b. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko dan peluang dalam manajemen modal kerja c. Teknik analisis risiko dan peluang dalam manajemen modal kerja
  8. Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Modal Kerja a. Pengertian pengambilan keputusan dalam manajemen modal kerja b. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam manajemen modal kerja c. Teknik pengambilan keputusan dalam manajemen modal kerja

Materi pelatihan Working Capital Management di atas merupakan topik-topik yang penting dalam mengelola modal kerja. Dengan memahami dan menguasai topik-topik tersebut, peserta pelatihan akan dapat mengelola modal kerja dengan lebih efektif dan efisien.

PESERTA PELATIHAN VSD VARIABLE SPEED DRIVE

Peserta pelatihan VSD Variable Speed Drive dapat berasal dari berbagai latar belakang, seperti:

  1. Teknisi atau insinyur listrik
  2. Operator mesin atau peralatan
  3. Pengawas produksi atau teknisi perawatan
  4. Pemilik perusahaan atau manajer fasilitas
  5. Pelajar atau mahasiswa yang mempelajari teknik listrik atau mekanik

Peserta pelatihan sebaiknya memiliki pengetahuan dasar tentang listrik dan mekanik serta telah memiliki pengalaman kerja di bidang industri atau fasilitas produksi. Namun, pelatihan juga dapat disesuaikan dengan level pengetahuan dan pengalaman peserta. Pelatihan dapat diadakan secara in-house di perusahaan atau di lokasi pelatihan yang disediakan oleh penyelenggara pelatihan.

PEMATERI/ TRAINER

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.

FAQ tentang Surya Training

A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta

A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.

Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2023

Training Bulan Januari : 10-11 Januari 2023
Training Bulan Februari : 7-8 Februari 2023
Training Bulan Maret : 7-8 Maret 2023
Training Bulan April : 18-19 April 2023
Training Bulan Mei : 16-17 Mei 2023
Training Bulan Juni : 6-7 Juni 2023
Training Bulan Juli : 11-12 Juli 2023
Training Bulan Agustus : 22-23 Agustus 2023
Training Bulan September : 12-13 September 2023
Training Bulan Oktober : 10-11 Oktober 2023
Training Bulan November : 7-8 November 2023
Training Bulan Desember : 5-6 Desember 2023

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta